Dosen dan Tenaga Akademik

STT Jemaat Kristus Indonesia didukung oleh dosen dan tenaga akademik yang memiliki kompetensi akademik, integritas spiritual, serta pengalaman pelayanan yang luas. Para dosen berasal dari berbagai bidang keilmuan teologi dan pendidikan Kristen yang berkomitmen untuk membentuk mahasiswa menjadi pelayan Tuhan yang berkarakter Kristus, unggul dalam pengetahuan, dan efektif dalam pelayanan.

Pimpinan dan Dosen Tetap

Dr. Ir. Hery Susanto, M.Th.
Ketua STT Jemaat Kristus Indonesia.

Dr. Theodorus Miraji, SE., M.Th.
Wakil Ketua I Bidang Akademik.

Dr. Naomi Sri Tuminah, M.Pd.
Wakil Ketua II Bidang Administrasi dan Keuangan.

Dr. Petrus Baela, M.A., M.Th.
Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan.

Dr. Kondang Sri Tatanegara, M.Th.
Dosen bidang Teologi Praktika dan Kepemimpinan Kristen

Daniel Tri Handarka, M.Si., D.Ed.
Dosen bidang Teologi Sistematika.

Gulang Wibisono, M.Th.
Dosen bidang Pemuridan dan Pembinaan Spiritualitas Kristen.

Budi Santosa, M.Th.
Dosen bidang Konseling Pastoral.

Dr. (c) Mahattama Banteng Sukarno, M.Si., C.IEPR
Dosen bidang Metode Penelitian.

Dr. Sariyanto, S.Th., S.Pd.K., M.Th.
Dosen bidang Teologi Perjanjian Baru dan Teologi Agama-Agama.

Stepanus Kelvin, M.Th. (Cand.)
Dosen bidang Pemuridan dan Pelayanan Kaum Muda.


Tenaga Kependidikan

Samini, S.Th., S.SIP.
Pustakawan. Bertanggung jawab dalam pengelolaan perpustakaan, pengembangan sumber belajar, dan pelayanan literatur akademik bagi civitas akademika.

Suharjito, S.Th.
Staf Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) yang melayani administrasi akademik, data mahasiswa, serta berbagai kebutuhan pelayanan akademik kampus.


Komitmen Akademik dan Pelayanan

Sebagai lembaga pendidikan tinggi teologi, STT Jemaat Kristus Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang mengintegrasikan keunggulan akademik, kedewasaan spiritual, dan pengalaman pelayanan praktis. Para dosen tidak hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga aktif dalam pelayanan gereja, penelitian, penulisan karya ilmiah, seminar, penginjilan, serta pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa memperoleh pembelajaran yang holistik dan kontekstual, sehingga siap melayani gereja dan masyarakat di era yang terus berkembang.

Rasio Pembinaan yang Personal

Salah satu kekuatan STTJKI adalah pendekatan pembinaan yang bersifat personal melalui mentoring, pemuridan, praktik pelayanan, dan pendampingan akademik. Melalui interaksi yang dekat antara dosen dan mahasiswa, setiap mahasiswa dibimbing untuk bertumbuh dalam karakter Kristus, kompetensi pelayanan, serta kepemimpinan yang berintegritas.

“Mendidik dengan Firman, Membentuk dengan Keteladanan, dan Mengutus untuk Melayani.” – STT Jemaat Kristus Indonesia.