Kurikulum Program Studi Sarjana Teologi (S.Th.)
STT Jemaat Kristus Indonesia
Program Studi Sarjana Teologi (S.Th.) STT Jemaat Kristus Indonesia dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki pemahaman Alkitab yang mendalam, kemampuan teologis yang kuat, karakter Kristiani yang matang, serta keterampilan pelayanan yang relevan dengan kebutuhan gereja dan masyarakat masa kini. Kurikulum disusun berdasarkan standar pendidikan tinggi, kebutuhan pelayanan gereja, perkembangan ilmu teologi, serta tantangan pelayanan di era modern.
Program Sarjana Teologi ditempuh dengan beban studi 144 Satuan Kredit Semester (SKS) yang dapat diselesaikan dalam waktu normal delapan semester atau empat tahun. Beban studi ini sesuai dengan ketentuan pendidikan tinggi program sarjana di Indonesia.
Tujuan Kurikulum
Kurikulum STTJKI dirancang untuk:
- Membentuk mahasiswa yang memiliki spiritualitas yang sehat dan berakar pada Firman Tuhan.
- Mengembangkan kemampuan akademik dalam bidang teologi dan studi Alkitab.
- Mempersiapkan calon pelayan Tuhan yang kompeten dan profesional.
- Menghasilkan lulusan yang mampu melayani gereja dan masyarakat secara kontekstual.
- Menumbuhkan semangat misi, penginjilan, dan kepemimpinan Kristen.
- Mengintegrasikan pengetahuan teologis dengan praktik pelayanan yang nyata.
Struktur Kurikulum 144 SKS
Kurikulum Program Studi Sarjana Teologi terdiri dari beberapa kelompok mata kuliah yang saling terintegrasi untuk mendukung kompetensi lulusan.
1. Mata Kuliah Umum (MKU)
Kelompok mata kuliah ini bertujuan membentuk wawasan kebangsaan, kemampuan komunikasi, dan dasar akademik mahasiswa.
- Pendidikan Agama
- Pancasila
- Pendidikan Kewarganegaraan
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris
- Filsafat
- Teknologi Informasi
2. Mata Kuliah Dasar Teologi
Kelompok mata kuliah ini memberikan fondasi teologis dan pemahaman dasar iman Kristen.
- Pengantar Teologi
- Bibliologi
- Doktrin Allah
- Kristologi
- Pneumatologi
- Soteriologi
- Ekklesiologi
- Eskatologi
- Apologetika
- Etika Kristen
3. Studi Perjanjian Lama
Mahasiswa dibekali kemampuan memahami latar belakang, isi, dan pesan teologis Perjanjian Lama.
- Pengantar Perjanjian Lama
- Tafsir Perjanjian Lama
- Teologi Perjanjian Lama
- Kitab Taurat
- Kitab Sejarah
- Kitab Nabi-Nabi
- Kitab Puisi dan Hikmat
- Bahasa Ibrani Dasar
4. Studi Perjanjian Baru
Mahasiswa mempelajari kehidupan dan ajaran Yesus Kristus serta perkembangan gereja mula-mula.
- Pengantar Perjanjian Baru
- Tafsir Perjanjian Baru
- Teologi Perjanjian Baru
- Injil Sinoptik
- Tulisan Yohanes
- Surat-Surat Paulus
- Kisah Para Rasul
- Bahasa Yunani Dasar
5. Teologi Historika dan Sistematika
Kelompok mata kuliah ini membantu mahasiswa memahami perkembangan pemikiran teologi dan sejarah gereja.
- Sejarah Gereja Umum
- Sejarah Gereja Indonesia
- Teologi Kontemporer
- Teologi Reformasi
- Teologi Kontekstual
- Teologi Agama-Agama
6. Teologi Praktika dan Pelayanan
Kelompok mata kuliah ini berfokus pada keterampilan pelayanan yang akan diterapkan dalam kehidupan gereja.
- Homiletika
- Liturgika
- Pastoral
- Konseling Pastoral
- Kepemimpinan Kristen
- Manajemen Gereja
- Pelayanan Anak
- Pelayanan Pemuda
- Musik Gereja
- Komunikasi Pelayanan
7. Misiologi dan Penginjilan
Mahasiswa dibekali pemahaman mengenai misi Allah dan strategi pelayanan lintas budaya.
- Misiologi
- Penginjilan Pribadi
- Pertumbuhan Gereja
- Strategi Misi
- Misi Kontekstual
- Pengembangan Jemaat
8. Penelitian dan Karya Ilmiah
Mahasiswa dilatih untuk melakukan penelitian teologis secara ilmiah dan bertanggung jawab.
- Metodologi Penelitian
- Statistik Dasar
- Seminar Proposal
- Penulisan Karya Ilmiah
- Skripsi
9. Praktik Pelayanan Lapangan
Sebagai bagian dari pembentukan kompetensi pelayanan, mahasiswa diwajibkan mengikuti praktik pelayanan secara bertahap.
Program praktik meliputi:
- Praktik Berkhotbah
- Praktik Liturgi
- Praktik Mengajar
- Praktik Konseling
- Praktik Pelayanan Gereja
- Penginjilan Lapangan
- Kuliah Kerja Lapangan (KKL)
- Praktik Pelayanan Terpadu
Melalui praktik ini mahasiswa belajar mengintegrasikan teori dengan pelayanan nyata di gereja dan masyarakat.
Model Pembelajaran
STTJKI menerapkan sistem pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara:
Akademik
Pembelajaran di kelas, seminar, diskusi, penelitian, dan penulisan karya ilmiah.
Spiritualitas
Ibadah chapel, pemuridan, mentoring, retret rohani, dan pembinaan karakter.
Pelayanan
Keterlibatan aktif dalam pelayanan gereja, penginjilan, dan pengabdian masyarakat.
Kepemimpinan
Pelatihan kepemimpinan, organisasi mahasiswa, dan pengembangan keterampilan pelayanan.
Profil Lulusan
Lulusan Program Studi Sarjana Teologi STTJKI dipersiapkan untuk menjadi:
- Pendeta atau Gembala Jemaat
- Penginjil
- Misionaris
- Guru Pendidikan Agama Kristen
- Pembina Pemuda dan Remaja
- Konselor Kristen
- Peneliti Teologi
- Pemimpin Organisasi Kristen
- Pelayan Gereja dan Masyarakat
Dengan kurikulum 144 SKS yang terintegrasi antara pembelajaran akademik, pembinaan spiritual, dan praktik pelayanan, STT Jemaat Kristus Indonesia berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teologis, karakter Kristiani, dan kesiapan pelayanan yang relevan bagi gereja serta masyarakat di era yang terus berkembang.